‘Sentuhan’ Ibu Mertuaku..

الحمد لله وحده صدق وعده ونصر عبده وأعز جنده و هزم الأحزاب وحده

والصلاة والسلام على النبي المصطفى المبعوث رحمة للعالمين

Alhamdulillah segala puji-pujian kepada Allah, Tuhan Pencipta Alam Semesta, kepada junjungan besar nabi Muhammad serta keluarga baginda, sahabat-sahabat dan seluruh muslimin dan muslimat.

Kali ini saya kongsikan sedikit buat pembaca.. Pesanan ini walaupun di copy & paste oleh ibu mertua untuk saya, amat mendalam isi kandungannya… setiap ayat menyentuh pintu hati saya..semoga dapat dihayati oleh pembaca sekalian..

pelukan erat untuk ibuku dan ibu mertuaku

“Pesan Ibu Mertua pada Menantunya”

Wahai menantuku,
Aku hanyalah seorang ibu yang berbicara atas nama diriku sendiri, dengan melihat puteriku sebagai istrimu & engkau sebagai menantuku.

Bila engkau membaca pesan ini, semoga engkau melihat pula bayang wajah ibu yang telah mengandung & melahirkanmu, berdiri bersamaku tepat di hadapanmu.

Wahai menantuku,
Engkau imam dunia akhirat untuk puteriku. Bukankah engkau juga akan membawanya hingga ke alam baka & memberinya satu tiket ke syurga?

Wahai menantuku,
Bila ada kelemahan dari isterimu & seribu lagi keburukan yang dilakukannya akibat kelemahan & juga karena kekurangan darinya, itu menjadi tugasmu untuk mendidiknya sekarang, dan bukan lagi tugasku.

Diajarkan kepadamu oleh Nabi SAW bahwa seorang suami tak boleh membiarkan mata istrinya basah walau hanya serupa titisan embun dini hari. Bukankah engkau sebagai suaminya yang harus melindunginya dengan rasa tenteram & aman? Maka berikanlah keteduhan bagi jiwanya.

Engkau suami yang dipilih Allah untuk puteriku, bersabarlah terhadap istrimu & tetaplah bersikap lemah lembut padanya.
Bukankah engkau menikahinya atas nama Allah SWT? Maka sayangi & peliharalah isterimu dengan jalan Allah.

Wahai menantuku,
sebahagian besar penghuni neraka adalah perempuan & itu disebabkan mereka durhaka terhadap suaminya, maka selamatkanlah istrimu dari dosa yang lebih besar. Bukankah nantipun engkau akan ditanya tentang tanggungjawab bagaimana kau mengurusnya & menjaga jalan syurga untuk bisa dilalui oleh yang harus kau bawa serta? Dan pertanyaan itu akan ditujukan padamu, bukan padaku.

Wahai menantuku,
Engkau diizinkan menghukum istrimu sewajarnya, namun janganlah mengenai wajahnya & jangan pula menyentuh tubuhnya hingga meninggalkan jejak luka. Janganlah mengherdiknya dengan kata kasar & umpatan yang merendahkan seolah engkau turut menistakan dirimu sendiri, sebab ia itu pakaianmu.

Wahai menantuku,
aku titipkan puteriku padamu, buatlah dia tersenyum menuju syurga atas tiket darimu….

insyaALLAH…. ^^

Ibu dan ayah saya juga berpesan bahawa jagalah dan layani ibu dan bapa mertuaku sebagaimana saya melayani ibu dan abahku sendiri.. Semoga Allah menjaga kami dalam kerahmatanNya aminn.

wallahu’alam..

Ikhlas dari sanubariku

Hazim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: